Wednesday, July 21, 2010
Deskripsi Sistem Sosial Budaya Indonesia (SSBI)
Pada sisi lain, dalam kuliah Sistem sosial budaya sekaligus menyoroti keragaman (kemajemukan) suku bangsa dan agama dalam masyarakat Indonesia. Tentu kondisi plural tidak terlepas dari masalah perbedaan, pertentangan, perselisihan dan konflik yang dihadapi bangsa Indonesia sebagai negara berkembang. Sistem sosial dan budaya demikian terwujud dalam struktur masyarakat yang unik, di mana integrasi nasional justeru ditentukan oleh interaksi dan kohesi antar keragaman sosial budaya. Meskipun tak sedikit pula perkembangan pluralisme menimbulkan masalah yang mengancam integrasi nasional, namum ada strategi interaksi dan komunikasi sosial budaya untuk memelihara, merevitalisasi dan mengentaskan disintegritas. Ada pula kaitan kajian sosial budaya dengan perkembangan struktur organisasi dan kepartaian di Indonesia, yang nampak kian menembus makna demokratis tanpa batas.
Dalam perkembangannya seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih, kebudayaan atau budaya Indonesia semakin tidak di perhatikan keberadaanya, bahkan belakangan ini banyak sekali budaya Indonesia yang diklaim oleh pihak lain, lantaran mereka tahu kalau pemiliknya kurang peduli. Padahal Indonesia adalah Negara yang kaya, subur dan seharusnya juga makmur, termasuk kemakmuran budaya dan etnis yang beranekaragam. Dari sudut pandang Sistem Sosial dan Budaya di Indonesia, pada kenyataannya dalam kurun waktu yang singkat telah banyak unsur-unsur budaya yang terlepas dari bingkainya, terjadi pengikisan makna budaya di mana-mana dan telah terjadi penyimpangan-penyimpangan dari kemurnian Sistem Sosial dan Budaya Indonesia.
Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, ternyata telah memperlancar arus masuknya budaya asing yang tak terkendali. Dalam kondisi terbuka tanpa filter, tanpa prinsip yang kuat, rendahnya sosialisasi, tanpa pemeliharaan nilai-nilai budaya, dan rendahnya kepedulian terhadap pelestarian budaya nasional, maka budaya bangsa ini akan tergilas dan punah. Bukan bangsa lain yang harus dipersalahkan, akan tetapi bangsa sendiri yang tidak menjaga nilai-nilai luhur kebudayaannya. Jika kondisi ini dibiarkan berlanjut, maka bangsa Indonesia akan kehilangan jatidirinya sebagai negara yang kaya raya akan budayanya. Oleh karena itu, pentingnya mengikuti mata kuliah sistem sosial dan budaya Indonesia ini agar generasi muda dapat mengenal, mengetahui dan memahami lebih dalam tentang pentingnya melestarikan ciri khas budaya bangsa ini.
Setelah mengikuti matakuliah Sistem Sosial Budaya Indonesia ini, mahasiswa mampu mengenal dan mengidentifikasi berbagai masalah yang timbul di dalam proses pembangunan di Indonesia. Paling tidak secara umum mengetahui dan memahami bahwa Indonesia mempunyai paling banyak ragam budaya dengan penduduk yang terdiri dari berbagai suku bangsa/etnis. Kekayaan budaya dan suku bangsa merupakan salah satu kebanggaan Indonesia, oleh karena itu agar tak luntur oleh infiltrasi budaya asing, maka anak bangsa ini amat perlu memahaminya dengan mempelajari dan memahami sistem sosial budaya Indonesia.
Secara umum kontek manusia sebagai mahkluk sosial dan makhluk
budaya, tidak terlepas dari peran yang harus dijalankannya untuk
berhubungan dengan orang lain dalam sebuah sistem yang disebut
masyarakat.
Jadi Tujuan SSBI secara umum adalah untuk mengkaji Sistem Sosial
dan Sistem Budaya yang ada di masyarakat Indonesia dan bagaimana
manusia mengembangkan kepribadiannya sebagai mahkluk sosial dan
mahkluk budaya, sehingga mampu menanggapi secara kritis dan
berwawasan luas tentang masalah sosial budaya, serta mampu
menyelesaikannya secara arif dan manusiawi.
Secara Khusus:
1. Mempertajam kepekaan terhadap sosial budaya dan lingkungan
sosial budaya terutama untuk kepentingan profesi.
2. Memperluas pandangan tentang masalah sosial budaya dan masalah
kemanusiaan serta mengembangkan kemampuan daya kritis terhadap
kedua masalah tersebut.
3. Menghasilkan calon pemimpin bangsa dan negara yang tidak bersifat
kedaerahan dan tidak terkotak-kotak oleh disiplin ilmu yang ketat
dalam menanggapi dan menangani masalah dan nilai-nilai dalam
lingkungan sosial budaya.
4. Meningkatkan kesadaran terhadap nilai manusia dan kehidupan
manusiawi.
5. Membina kemampuan berpikir dan bertindak objektif untuk
menangkal pengaruh negatif yang dapat merusak lingkungan sosial
budaya.
Monday, December 28, 2009
Opening Lines to Girls For the Single, Shy Guys
Mastering the techniques of opening and starting conversation with a woman is important if you want to successfully attract someone. When you cannot start conversations then you are limiting yourself to just communicating with women within your social group or perhaps cannot communicate with women in any way. Continue reading to find about some of the PUA Openers that will help you to communicate better.
Some of the efficient openers generally used by pick up artists to begin conversations include indirect openers, direct openers, situational openers and miscellaneous openers.
If you are just starting out, the indirect openers might be more appropriate. The things you say during an indirect opener will have virtually no sexual hints or connotations that you're showing an interest. This is definitely an essential aspect when you are first learning how to connect with women. Believe it or not, roughly 95% of the males make this mistake when they are just learning. When women view the initial contact as too much intention they will immediately dismiss someone as being "creepy".
Next, the direct openers in many cases are utilized when internal game is strong and intact. Most males will start with direct lines such as; you are a beautiful angel or perhaps the buying drinks statement. These tend to be useless, over-used and basically don't work. Furthermore, since countless men approach women using these types of lines, females tend to be suspicious of direct tactics.
An additional approach to opening indirectly would be to comment about a specific thing within the surrounding location. For example, the music is extremely loud. These kinds of openers are generally called situational openers and will be ideal if you don't want to appear creepy, yet still engage in a spontaneous discussion. But, it should be observed that if you use situational openers, you will have a significantly smaller window to start a conversation.
Sunday, December 20, 2009
Globalization and Cross Cultural Communication
Today, cross cultural communication is indispensable between nations. Interacting with people all over the world is very easy today thanks to the Internet. However, the right way to go about the process is to ensure effective communication by transcending cultural and language barriers.
Adapting to different cultural scenarios to market products and services and generate business can be a challenging preposition. Businesses must focus on generating culture specific business by targeting niche audience.
The fact is that only a third of the world's population is English speaking. Website translation plays a major role here. Website translation services can help businesses effectively reach out to the local masses in different areas around the world.
Translation services can also help international businesses understand and operate crucial aspects such as customer relations, client management and staff interaction in the most effective manner. In other words, to establish a presence globally, it is essential for businesses to take the help of translation services and other resources and establish a strong communication link with the target audience.
Website is the backbone of any online business and it is through websites that businesses convey their marketing message across a wide spectrum of audience. In order to ensure website localization and reach out to the niche segment, it is important to choose a translation service that can ensure accurate translation of the content. The aim here is to choose translation services that help you reach out to multilingual audience 24/7.